Featured Article
Tampilkan postingan dengan label Dunia Islam Kontemporer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Islam Kontemporer. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Desember 2013

Islam Menjadi Agama Terpuler Di Ingris dan Amerika

Islam Menjadi Agama Terpuler - Setiap akal yang sehat tentu mengakui bahwa islam adalah agama yang benar dan paling relevan dibandingkan dengan agama-agama lain di dunia. Ajaran-ajaran agama islam serba rasional tidak mengenal bujukan, tipuan atupun khayalan. Oleh karna itu Islam Menjadi Agama Yang Populer Di Dunia. tak heran jika di inggris dan amerika banyak yang mengetahui kebenaran agama islam. karna agama islam memiliki potensi yang riil yang mampu mengatasi segala bentuk tantangan hidup dan dapat menjawab segala persoalan (problematik) yang datang dari arah manapun.

Remaja muslim AS
Berita ISLAM Dunia Hari ini. Di antara orang-orang Inggris, ada 33, 2 juta mengaku Kristen, turun dari 37, 3 juta pada tahun 2001. Angka tersebut merupakan 59 persen dari populasi penduduk Inggris. Agama yang paling populer ketiga di Inggris adalah Hindu, yang berjumlah 1,5 persen dari populasi, sedangkan 0,8 persen dan 0,5 persen Sikh dan Yahudi.

"Angka-angka ini menunjukkan bahwa kita memiliki lanskap agama yang majemuk, tapi itu tidak berarti kita ateis," kata Spencer. "Bila menggali lebih dalam, kita melihat bahwa bahkan mereka yang mengatakan tidak memiliki agama sering memiliki berbagai kepercayaan spiritual, tetapi mereka tidak ingin mengasosiasikan kepada lembaga-lembaga keagamaan."
Ateisme

Sebuah sensus baru 11 Desember 2012 lalu, menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang paling cepat berkembang di Inggris dan Wales. Menurut Nick Spencer, Direktur riset di think-tank teologi Theo, riset ini hanya mengukur identifikasi, bukan praktek keyakinan seseorang.

"Agama adalah sulit untuk mendefinisikan dan sulit untuk diukur," katanya kepada The Daily Mail.

"Sensus mengukur identifikasi agama, bukan keyakinan atau praktek. Ini tentang apa yang orang menyebut diri mereka, dan kelompok mana yang mereka ingin mengidentifikasikan."

Sensus menempatkan total penduduk Inggris dan Wales adalah 56,1 juta, meningkat tujuh persen dari tahun 2001, dan 55 persen dari kenaikan itu karena migrasi. Hal ini menunjukkan bahwa persentase Muslim naik dari 3,0 persen menjadi 4,8 persen dan menjadi agama yang paling cepat berkembang di Inggris. Sensus pada tahun 2001 menyebutkan jumlah Muslim Inggris hampir 2,5 juta. begitu cepat berkembangnya dunia islam ini.

Sebelumnya telah ditulis, jumlah penganut Kristen di wilayah England dan Wales menurun 13 persen dalam waktu 10 tahun terakhir sementara  jumlah ateis meningkat. Ditemukan bahwa 25,1 persen orang mengidentifikasi diri mereka sebagai ateis (non believers) naik dari 14,8 persen satu dekade sebelumnya. Jumlah kaum ateis meningkat di seluruh Eropa dan Amerika Serikat.

Statistik ini muncul karena Uskup Agung Canterbury pernah menyatakan bahwa jemaat Katedral Inggris telah tumbuh secara dramatis dalam beberapa tahun terakhir, membongkar ‘anggapan’  bahwa Gereja Inggris telah memudar. Tapi dari laporan-laporan yang bisa dipercaya, banyak gereja-gereja Inggris berubah fungsi menjadi restoran atau masjid.

Sebuah survei tahun 2005 yang diterbitkan dalam Encyclopedia Britannica menempatkan ateis pada sekitar 11,9 persen dari populasi dunia. Sebuah survei Uni Eropa resmi baru-baru ini mengatakan bahwa 18 persen dari penduduk Uni Eropa tidak percaya pada Tuhan.

Penelitian ini juga memperkirakan bahwa Katolik Roma merupakan komunitas agama terbesar Amerika dengan hampir 59 juta anggota, atau 19,1 persen dari populasi. Sedangkan kelompok Protestan Evangelis dan Konservatif berjumlah lebih dari 50 juta, atau 14,3 persen dari orang Amerika.

Ada lebih dari 47.000 gereja di Inggris, dan 42 juta warga Inggris pemeluk Kristen. Lebih dari 70 persen dari populasi, menganggap diri mereka Kristen. Dalam sebuah studi yang dirilis pada tahun 2005, Christian Research yang berbasis di Inggris, menemukan bahwa  jumlah orang Kristen yang menghadiri ibadah Minggu turun dua pertiga selama tiga dekade berikutnya.

Penelitian dari The Future of The Church, memperkirakan dari total jumlah orang Kristen 9,4 persen akan turun menjadi 5 persen pada tahun 2040. Penelitian ini juga memperkirakan karena kehadiran jemaat ke gereja yang terus menurun, akan memaksa sekitar 18.000 gereja untuk ditutup. The Washington Post melaporkan pada bulan September 2012, ateis adalah gerakan yang tumbuh di seluruh Eropa, mempengaruhi politik dan media massa.

Sensus baru ini juga menemukan bahwa jumlah orang Kristen mengalami penurunan di Inggris. Andrew Copson, chief executive dari British Humanist Association, mengatakan  bahwa penurunan jumlah orang Kristen adalah 'benar-benar signifikan'.

"Tentu saja angka-angka ini masih membesar-besarkan jumlah orang Kristen secara keseluruhan," katanya.

Di Amerika, Islam juga merupakan agama yang paling cepat pertumbuhannya. Sensus yang dilaksanakan oleh Asosiasi Statistik dari Badan Keagamaan Amerika di Chicago, menemukan bahwa Muslim Amerika hampir dua kali lipat naiknya dalam dekade terakhir.

Sensus juga menemukan bahwa umat Islam sekarang lebih banyak daripada orang-orang Yahudi di Amerika Barat Tengah dan Selatan. Laporan tersebut menghubungkan kenaikan tajam .jumlah Muslim AS karena konversi dan migrasi. Survei ini juga memperkirakan bahwa ada lebih dari 2.000 masjid di seluruh Amerika Serikat dan 166 buah berlokasi di Texas. Penelitian, yang dirilis pada bulan Februari 2012 lalu .juga menemukan bahwa Muslim AS diperkirakan sebesar tujuh juta.

muslim inggris

Demikianlah Islam Menjadi Agama Terpuler Di Ingris dan Amerika. Menurut saya begitu indahnya agama islam begitu nikmatnya berislam.

Selasa, 28 Mei 2013

Dunia Islam


Dunia
ISLAM



Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman, (artinya) :
“..Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni'mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu..” (QS. Al Ma’idah :3)

Islam.

Agama islam adalah agama yang benar disisi allah. tiada agama yang lain lagi yang bisa membawa keselamatan untuk hidup dan mati kita.

Kepercayaan dasar Agama Islam

Kepercayaan dasar Islam dapat ditemukan pada dua kalimah shahādatāin ("dua kalimat persaksian"), yaitu "asyhadu an-laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammadan rasuulullaah" - yang berarti "Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan saya bersaksi bahwa Muhammad saw adalah utusan Allah".




   bedava - Free Backlink - www.linkdevi.com  bedava - Free Backlink - www.v8link.com 

Kamis, 08 Maret 2012

Menelisik Dunia Islam Kontemporer


Dunia Islam saat ini memiliki dua tantangan: tantangan dari dalam diri sendiri (internal) dan tantangan yang datang dari luar (eksternal). Namun mengatasi tantangan internal lebih krusial, karena kita kalah sebetulnya bukan karena musuh kuat, tetapi karena kita lemah. Meskipun musuh kita kuat (dan amat wajar jika musuh senantiasa berusaha menguatkan dirinya), namun jika kita lebih kuat niscaya kita tidak akan bisa dikalahkan. Jadi, problem terbesar umat ini adalah mengatasi tantangan yang ada dalam dirinya sendiri.

Sekarang ini era global. Setiap negara di muka bumi ini pasti dipengaruhi secara kuat oleh kekuatan global, atau lebih tepatnya konspirasi global. Tidak terkecuali dunia Islam. Yang menjadi masalah adalah bahwa kekuatan global saat ini tidak berada di tangan kita. Dan yang lebih parah lagi adalah ketika kekuatan global yang ada saat ini memaksakan program “globalisasi” ke dunia Islam. Program ini tidak lain tujuannya adalah untuk semakin menggencet, menekan, dan melemahkan dunia Islam.

Islam di Indonesia

Pertama-tama mari kita meneropong kondisi umat Islam di negeri kita sendiri, Indonesia. Sebetulnya potensi umat Islam di Indonesia sangatlah besar. Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Karena itulah, Indonesia selalu diperhitungkan oleh musuh-musuh Islam. Tapi masalahnya, di negeri kita ini, meski banyak muslimnya namun sedikit Islam-nya. Banyak yang secara formal beragama Islam, namun komitmennya terhadap ajaran Islam masih amat lemah. Indikasi yang paling mudah dilihat adalah jumlah umat Islam Indonesia yang rajin melaksanakan sholat wajib lima waktu.

Potensi lainnya adalah iklim kebebasan yang dimiliki oleh umat Islam Indonesia pasca reformasi 1998. Sesuatu yang belum dimiliki oleh negara-negara muslim yang di tempat yang lain (baca: dunia Arab). Dengan iklim kebebasan ini, islamiyyun di Indonesia bisa leluasa berdakwah dan menyalurkan aspirasi politiknya. Dengan potensi-potensi yang dimiliki oleh umat Islam di Indonesia inilah, banyak yang memperkirakan bahwa kebangkitan Islam akan dimulai dari Indonesia.

Islam di Timur Tengah

Timur Tengah dan Dunia Arab merupakan konsentrasi populasi umat muslim di muka bumi ini. Total populasi umat Islam di seluruh negara-negara Arab dan Timur Tengah merupakan yang terbesar di muka bumi ini. Hanya saja tidak satu negara pun yang populasi umat Islamnya melebihi Indonesia.

Potensi pertama yang dimiliki oleh Dunia Islam di Timur Tengah adalah sejarah. Bagaimanapun juga, Islam pertama kali muncul di Arab. Demikian pula, Arab (baca: Baghdad) pernah memiliki sejarah emas memimpin peradaban terbesar dalam sejarah. Sejarah ini tentunya diharapkan bisa menumbuhkan nostalgia kebangkitan.

Potensi kedua adalah kekayaan dan kemakmuran. Kita semua melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana kekayaan dan kemakmuran yang dimiliki oleh negara-negara di Timur Tengah. Potensi minyak yang mereka miliki benar-benar telah memberikan kepada mereka kekayaan dan kemakmuran yang luar biasa. Bahkan kini menara-menara tertinggi telah dibangun di Arab. Tidak sedikit pula miliarder Arab yang membiayai klub-klub sepakbola terbesar yang ada di Inggris. Hanya saja masalahnya adalah, kekayaan umat Islam di Arab ini praktis tidak terdistribusi ke negara-negara muslim lainnya. Padahal semestinya tidak demikian. Umat Islam, kata Nabi saw, adalah satu tubuh.

Masalah yang lainnya adalah, kekayaan minyak di Arab telah dijadikan target oleh kepentingan Amerika dan Barat. Banyak sekali perang telah dirancang oleh Amerika dan Barat dalam rangka untuk menguasai ladang-ladang minyak yang ada di Arab. Istilahnya adalah: “war for oil”.

Masalah lainnya lagi yang dimiliki oleh umat Islam di Arab adalah, hampir semua penguasanya benar-benar pro-Amerika. Bukan berarti penguasa di negeri muslim yang lain tidak pro- Amerika, namun “loyalitas” sebagian besar penguasa Arab kepada kepentingan Amerika begitu besar. Pengecualian hanyalah pada satu dua negara yang bisa dihitung dengan jari, seperti Iran. Namun sedikit potensi perubahan (tetapi terlihat belum banyak) telah terjadi sesudah gelombang revolusi di Timur Tengah baru-baru ini (2011).

Masalah lainnya lagi yang dimiliki oleh umat Islam di Timur Tengah, dan bisa jadi merupakan masalah terbesar, adalah persoalan Zionisme Israel di Palestina. Israel benar-benar menjadi duri dalam daging bagi dunia Arab. Dan karena saking besarnya masalah Zionisme Israel ini, tidak lagi masalah ini dipandang sebagai masalah Dunia Arab saja, tetapi telah dianggap sebagai masalah Dunia Islam seluruhnya. Terlebih karena negara-negara Arab sendiri terlihat tidak mampu mengatasi masalah ini.

Islam di Barat

Jangan pernah melupakan umat Islam di Dunia Barat. Umat Islam di Barat adalah minoritas, dan karenanya kerap menghadapi persoalan sempitnya kebebasan beragama. Di beberapa negara, kaum muslimah dilarang mengenakan jilbab di tempat umum. Di tempat yang lain umat Islam dilarang mendirikan menara masjid. Belum lagi masalah minimnya jumlah masjid yang menjadi problem umum umat Islam di Barat.

Tetapi di sisi lain, ada kabar gembira. Belakangan ini terlihat adanya kenaikan angka konversi masuk Islam. Gelombang masuk Islam ini justru terjadi sesudah peristiwa pengeboman WTC. Barangkali peristiwa pengeboman itu justru memicu masyarakat Barat untuk tahu dan membaca lebih banyak tentang Islam, dan sebagian di antara mereka akhirnya justru kemudian tertarik kepada Islam. Di samping juga kemungkinan lainnya adalah karena kejenuhan dan keputusasaan masyarakat Barat sendiri pada pandangan dan cara hidup yang selama ini mereka anut. Pada titik inilah sangat dimungkinkan sebagian di antara mereka melihat Islam sanggup memberikan solusi.

Tantangan Dunia Islam Kontemporer

Seperti dikemukakan di atas, Dunia Islam memiliki dua tantangan: internal dan eksternal. Secara internal, umat Islam harus berjuang untuk bangkit dari kebodohan dan keterbelakangan. Juga dari budaya tidak islami yang tumbuh subur di negeri-negeri muslim, seperti korupsi, kolusi, dan manipulasi. Juga masalah klasik: konflik dan perpecahan di tubuh umat Islam sendiri.

Pada saat yang sama, Dunia Islam saat ini menghadapi tantangan eksternal yang sangat hebat. Propaganda negatif terhadap Islam begitu gencar dan intens dilancarkan. Mula-mula Islam dipropagandakan dengan predikat opresif. Belakangan ini propagandanya lebih dahsyat lagi: propaganda fundamentalisme dan terorisme. Semua propaganda ini pada dasarnya tujuannya tidak lain adalah untuk men-demarketing Islam. Sekarang ini, tantangan kita adalah bagaimana Islam bisa survive dan bahkan menguat di tengah-tengah konspirasi global semacam ini. (Islamedia.web.id)

http://www.suaramedia.com/artikel/kumpulan-artikel/42007-menelisik-dunia-islam-kontemporer.html

Popular Posts